Ultimatum China soal Hong Kong, PM Johnson: Inggris Tak Akan Tinggal Diam

Antara
Perdana Menteri Inggris, Boris Johnson. (Foto: AFP)

“Jika China menguatkan ketakutan itu, Inggris tidak akan diam dan pergi. Sebaliknya kami akan menghormati kewajiban kami dan berusaha memberikan jalan keluar,” terang dia.

Johnson berulang kali menegaskan komitmen Inggris untuk memberikan kewarganegaraan bagi warga Hong Kong pemegang paspor British National Overseas (BNO). Status warga negara itu memungkinkan penduduk Hong Kong tinggal di Inggris.

Setidaknya ada sekitar 350.000 pemegang paspor BNO di Hong Kong dan 2,5 juta lainnya layak untuk mendaftarkan diri, kata Johnson. Koran The Times juga mewartakan, Dewan Keamanan Nasional Inggris pada Selasa (2/6/2020) kemarin sepakat untuk “menyeimbangkan kembali hubungan Inggris dan China”.

Inggris juga memperingatkan China untuk mencabut UU Keamanan Nasional di Hong Kong, mengingat beleid itu berisiko menghancurkan salah satu pusat perekonomian di Asia dan merusak reputasi China.

Editor : Ahmad Islamy Jamil
Artikel Terkait
1 hari lalu

Harga Minyak Dunia Melemah usai China Desak Iran Kendalikan Serangan Houthi

2 hari lalu

Heboh! Teknologi Jet Tempur Siluman F-35 AS Mungkin Bocor ke China, Komponen Hilang

5 hari lalu

Bos ByteDance Zhang Yiming Jadi Orang Terkaya di Asia, Ungguli Gautam Adani

9 hari lalu

Iran Terancam Sanksi Internasional, Rusia dan China: Tak Ada Dasar Hukumnya

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal