Virus Korona, Warga China Ramai-Ramai Tolak Pendatang dari Wuhan dan Gelar Sayembara

Anton Suhartono
Petugas keamanan kompleks di Beijing menjaga gerbang untuk memastikan tak ada pendatang dari Wuhan atau Hubei yang masuk (Foto: AFP)

Lucy Huang, warga Wuhan yang kini tinggal di Beijing, mengatakan ada kecenderungan semua penduduk Hubei apalagi Wuhan menerima perlakuan diskriminatif.

"Sebagai penduduk asli Wuhan, saya merasa sangat terluka. Saya merasa kecewa karena orang-orang sudah tidak punya simpati lagi," kata pria 26 tahun yang berprofesi sebagai pembuah film dokumenter itu.

China telah berjuang mengatasi penyebaran wabah virus korona dengan menghentikan transportasi dari Wuhan, termasuk perjalanan bus jarak jauh, kereta, dan pesawat serta menangguhkan perjalanan wisata dari luar negeri.

Sebanyak 11.177 dari total penderita virus korona di China berasal dari Hubei. Sedangkan dari penambahan 57 korban meninggal terbaru pada Senin, hanya satu yang berasal dari luar Hubei. Beijing sejauh ini melaporkan 191 kasus terinfeksi virus korona.

Editor : Anton Suhartono
Artikel Terkait
Internasional
3 hari lalu

Jimmy Lai, Taipan Media dan Aktivis Prodemokrasi Divonis 20 Tahun Penjara di Hong Kong

Internasional
7 hari lalu

Perjanjian Nuklir AS-Rusia Berakhir, China Ogah Diseret-seret

Nasional
7 hari lalu

Purbaya Sidak Perusahaan Baja China: Saya Buktikan Kita Tidak Bisa Disogok!

Internasional
9 hari lalu

Thailand hingga Singapura Perketat Pintu Masuk, Waspada Virus Nipah Jelang Imlek

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal