Wapres Filipina Sara Duterte Dimakzulkan DPR usai Ancam Bunuh Presiden

Maria Christina Malau
DPR Filipina memakzulkan Wakil Presiden Sara Duterte, Rabu (5/2/2025). (Foto: AP)

Sara pun menyampaikan surat permintaan klarifikasi kepada Dewan Keamanan Nasional (NSC) Filipina.

"Saya ingin melihat salinan pemberitahuan rapat ..., daftar peserta, foto rapat, dan notulen rapat yang disahkan oleh notaris di mana Dewan (NSC), baik yang saat ini atau yang sebelumnya, memutuskan untuk mempertimbangkan pernyataan Wakil Presiden terhadap Presiden, yang ditafsirkan secara sengaja di luar konteks yang logis, sebagai masalah keamanan nasional," kata Sara, dalam sebuah suratnya kepada NSC, seperti dilaporkan Manila Times, Senin (25/11/2024).

Sementara dugaan korupsi terhadap Sara muncul, setelah penyelidikan DPR yang berlangsung selama sebulan dan disiarkan di televisi. Dia diduga menyalahgunakan dana rahasia dan intelijen senilai 10,5 juta dolar AS, yang diterima oleh kantor Duterte sebagai wakil presiden dan menteri pendidikan. 

Editor : Maria Christina
Artikel Terkait
2 hari lalu

Gerindra Tentukan Sikap soal Ijazah Gibran usai Reses DPR, Dukung Pemakzulan?

3 hari lalu

Militan Gibran: Putusan MA Tak Otomatis Jadi Dasar Pemakzulan Wapres

3 hari lalu

Jansen Demokrat Bicara Peluang Pemakzulan Gibran, Sebut Tinggal Tunggu Langkah Politik

4 hari lalu

Dorong Pemakzulan Gibran, Denny Indrayana Dinilai Lakukan Pemerasan Politik

4 hari lalu

Denny Indrayana Tegaskan Putusan MA dan MK soal Ijazah Gibran Sejalan: Waktunya Mundur

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal