WHO: Perang Melawan Covid Jadi Lebih Sulit karena Varian Delta

Anton Suhartono
Mike Ryan (Foto: Reuters)

“Viral load yang tinggi menunjukkan peningkatan risiko penularan dan meningkatkan kekhawatiran,  tidak seperti varian lain, orang yang sudah divaksin yang terinfeksi Delta bisa tetap menularkan virus,” kata bos CDC, Rochelle Walensky.

Dia menegaskan, orang yang tidak divaksin memiliki kemungkinan 10 kali lipat mengalami penyakit parah bahkan meninggal ketimbang mereka yang disuntik.

Sementara itu beberapa negara Asia Tenggara, Thailand, Malaysia, Indonesia, Myanmar, dan Vietnam mencatat rekor kasus infeksi Covid-19 didorong oleh Delta. Varian ini juga menyebabkan lonjakan kasus di Singapura. Filipina juga telah menerapkan kembali lockdown di Manila selama 2 pekan.

Sementara di Australia, militer akan dikerahkan mulai Senin untuk berpatroli di Sydney, kota yang dilanda krisis Covid terbaru akibat Delta.

Kondisi parah juga terjadi di Jepang yang kini sedang menggelar Olimpiade

“Infeksi semakin meluas. Situasinya sangat parah,” kata Menteri Perekonomian Yasutoshi Nishimura.

Editor : Anton Suhartono
Artikel Terkait
Nasional
17 jam lalu

Prabowo soal Tarif AS: Kita Pasti Cari yang Menguntungkan!

Nasional
24 jam lalu

Meski Ada Perjanjian Tarif AS, Prabowo Tegaskan Hilirisasi Tak Bisa Ditawar

Nasional
24 jam lalu

Prabowo soal Tarif Resiprokal AS: Kepentingan Nasional Diutamakan!

Internasional
20 jam lalu

Dihujani Rudal, Negara-Negara Arab Kirim Peringatan Terakhir untuk Iran

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal