WHO: Perang Melawan Covid Jadi Lebih Sulit karena Varian Delta

Anton Suhartono
Mike Ryan (Foto: Reuters)

Hasil penelitian di Massachusetts menunjukkan, 75 persen dari mereka yang terpapar sudah mendapkan vaksinasi lengkap.

“Ketahuilah, perang sudah berubah,” demikian pernyataan Pusat Pengendalian dan Pencegahan Penyakit (CDC) AS, seperti dilaporkan The Washington Post.

Lembaga itu merekomendasikan beberapa tindakan lebih keras, termasuk mewajibkan vaksin bagi para tenaga kesehatan serta menerapkan kembali aturan mengenakan masker di dalam ruangan maupun di lokasi dengan potensi penularan tinggi.

“Viral load yang tinggi menunjukkan peningkatan risiko penularan dan meningkatkan kekhawatiran,  tidak seperti varian lain, orang yang sudah divaksin yang terinfeksi Delta bisa tetap menularkan virus,” kata bos CDC, Rochelle Walensky.

Dia menegaskan, orang yang tidak divaksin memiliki kemungkinan 10 kali lipat mengalami penyakit parah bahkan meninggal ketimbang mereka yang disuntik.

Editor : Anton Suhartono
Artikel Terkait
8 jam lalu

Trump Dievakuasi dari Pesawat Air Force One Setelah Israel Peringatkan Serangan Rudal Iran

9 jam lalu

Senator AS: Amerika Kalah Perang, Iran Justru Semakin Kuat!

24 jam lalu

Rupiah Hari Ini Ditutup Melemah 106 Poin ke Rp17.861 per dolar AS

1 hari lalu

Begini Drama Evakuasi Trump dari Pesawat Air Force One di Turki, Dibawa Pakai Truk Logistik

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal