Yordania Kecam Masuknya Ratusan Penganut Yahudi Radikal ke Masjid Al Aqsa

Anton Suhartono
Yordania mengecam masuknya ratusan penganut Yahudi radikal ke kompleks Masjid Al Aqsa (Foto: AFP)

Al Fayez menegaskan, departemen Wakaf yang berada di Yerusalem merupakan satu-satunya pihak yang bertanggung jawab atas pengelolaan masjid, termasuk memutuskan siapa yang boleh masuk dan tidak.

Juru bicara Wakaf Yordania menyebut tindakan Israel itu sebagai pelanggaran berat terhadap sejarah dan status quo serta melanggar hukum internasional dan komitmen yang mereka buat.

Masuknya ratusan kelompok radikan Yahudi itu dilakukan bersamaan dengan pemberitaan media pemerintah Israel yang mengklaim bahwa Menteri Pertahanan Jenderal Benny Gantz bertemu diam-diam dengan Raja Yordania pada Jumat lalu. 

Gantz, yang merupakan pemimpin Partai Biru dan Putih, sebelumnya mengatakan kepada anggota partai dia melakukan pertemuan rahasia dengan pejabat tinggi Yordania. 

Dia secara terang-terangan mengkritik Perdana Menteri Benjamin Netanyahu karena gagal meningkatkan hubungan dengan Yordania.

“Saya kira hubungan kita dengan Yordania bisa 1.000 kali lebih baik. Sayangnya, Netanyahu merupakan sosok yang tidak diinginkan di Yordania dan kehadirannya merugikan hubungan kedua negara," kata Gantz.

Editor : Anton Suhartono
Artikel Terkait
23 jam lalu

Saling Tuduh, Mantan Kepala Badan Intelijen Israel Shin Bet Gugat Netanyahu

1 hari lalu

Trump: China dan Rusia Rugi Besar jika Bantu Iran Perang Lawan AS

1 hari lalu

AS Ikut Lobi Saudi agar Terima Bantuan Israel Lawan Houthi, Pangeran MBS Tetap Menolak

2 hari lalu

Kolombia Makin Akrab dengan Israel, Pindahkan Kedubes ke Yerusalem

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal