Perasaan gelisah terus menerus adalah salah satu ciri dari kecanduan ini. Oleh karena itu penting para siswa untuk memiliki integritas yang baik dan berhati-hati saat bermain game online sebagai sarana hiburan dan mengisi waktu luang.
Besarnya pengguna internet di Indonesia bisa membawa dampak positif maupun negatif. Lihat saja Justin Bieber yang memulai karier sebagai penyanyi melalui kanal Youtube hingga menjadi seperti sekarang, atau Farel Prayoga musisi cilik jalanan yang baru-baru ini viral hingga diundang ke Istana Kepresidenan pada saat acara Kemerdekaan RI ke-77.
Dua contoh selebritis viral tersebut dikemukakan oleh Dewan Pakar INAYES yang juga merupakan pengarah tim akselerasi dan monitoring KEK Kemenparekraf dan Komisioner KPU RI Yuliandre Darwis yang menjadi salah satu pengisi acara INAYES Goes to School.
“Sosial media bisa membuat seseorang yang bukan siapa-siapa menjadi sesuatu” ungkapnya.
Maka dari itu penggunaan teknologi harus dilakukan secara optimal. Seperti dua sisi mata uang, Yuliandre mengatakan digitalisasi membuat investasi digital di Tanah Air meningkat, namun di sisi lain juga membawa dampak negatif seperti maraknya judi online. Yuliandre mengajak anak muda untuk terus berinovasi dan kreatif, serta menggunakan teknologi untuk hal yang bermanfaat.
INAYES Goes to School di SMAN 66 Jakarta ini juga dihadiri oleh Kepala Dinas Pendidikan DKI Jakarta Nahdiana, Denny Boy selaku Kepala Sekolah SMA N 66 Jakarta, Perwakilan Walikota Jakarta Selatan, dan segenap pengurus DPP INAYES. Ke depannya INAYES sebagai wadah minat dan bakat generasi berharap bisa terus ikut serta dalam meningkatkan mutu pendidikan yang merata di seluruh Indonesia untuk menjawab berbagai tantangan global, serta membangun jiwa kepemimpinan di anak muda.