Mengenali Filosofi pada Secangkir Teh di House of Tea

Ahmad Islamy Jamil
Pemilik House of Tea, Satria Gunawan Suharno, sedang meracik teh terbaiknya. (Foto: Dok. House of Tea)

JAKARTA, iNews.id – Ada semacam ungkapan bahwa hidup itu ibarat secangkir teh. Rasanya akan bergantung pada bagaimana orang-orang meracik, menyeduh, dan menikmatinya.

Di dalam secangkir teh, kita dapat menemukan rasa nikmat, aroma nan khas, dan kehangatan. Pada lain waktu, dengan racikan yang berbeda, kita mungkin akan mendapati rasa sepat dan aroma yang lain.

Begitu pula dengan hidup. Jika kita cerdas mengaturnya, hari-hari yang kita lewati bakal selalu sarat makna. Jika kita “meracik” hidup ini dengan penuh rasa kasih, niscaya kita akan mendapati kehangatan dari orang-orang sekitar. Setiap rasa dalam hidup itu bergantung pada bagaimana kita menyikapinya, kata Satria Gunawan Suharno.

Itu hanyalah sedikit filosofi yang hendak dia tunjukkan lewat bisnisnya. Pendiri sekaligus pemilik House of Tea itu hampir tak pernah luput menyisipkan pesan moral dalam secangkir teh racikannya.

Satria menuturkan, masyarakat Indonesia sejak zaman dulu sudah akrab dengan teh yang dinikmati secara turun-temurun. Namun, masih sedikit dari mereka yang bisa menikmati berbagai varian lain teh nusantara, terutama dalam bentuk kualitas terbaiknya.

Editor : Ahmad Islamy Jamil
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Dampak Kenaikan Harga Pertamax, Pengusaha Warteg Terpaksa Kecilkan Porsi Lauk

57 tahun lalu

Jakarta Fair Kemayoran 2026 Resmi Dibuka, Targetkan Transaksi Rp8 Triliun

57 tahun lalu

Soal Pajak, Pemerintah Tegaskan Tarif PPh UMKM Tidak Berubah

57 tahun lalu

BRI Dukung BWB Expo 2026, Perkuat Daya Saing Industri Wellness dan Beauty Nasional Mendunia

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal