Mengenali Filosofi pada Secangkir Teh di House of Tea

Ahmad Islamy Jamil
Pemilik House of Tea, Satria Gunawan Suharno, sedang meracik teh terbaiknya. (Foto: Dok. House of Tea)

“Bangsa kita ini belum lagi mengenal teh yang sesungguhnya,” ujar Satria saat berbincang dengan iNews.id, akhir pekan ini. 

“Jadi, ketika kami tawarkan teh yang berbeda (dari yang umumnya dinikmati masyarakat banyak), teh kami justru bisa dinikmati tanpa menggunakan pemanis, apa pun itu bentuknya. Dan pasti ada rasa unik di antaranya,” kata pria kelahiran 1962 itu.

Satria mendirikan House of Tea pada 2015. Dia mengelola kedai teh yang beralamat di bilangan Fatmawati, Jakarta Selatan, ini bersama tiga karyawan. Selain itu, dia juga dibantu istri dan seorang anaknya menjalankan bisnis tersebut.

Satria mengatakan, produk House of Tea dihasilkan dari para petani teh di Indonesia. Karenanya, UMKM ini memiliki banyak sekali mitra petani dari beberapa daerah di Tanah Air. “Ada di Jawa Tengah, Jawa Barat, dan satu di Sumatra Barat,” ucapnya.

Satria sendiri memulai kariernya sebagai petani sejak 1985. Pengalaman yang panjang itu membuatnya mengerti betul soal pemilihan teh bermutu tinggi.

Editor : Ahmad Islamy Jamil
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Dampak Kenaikan Harga Pertamax, Pengusaha Warteg Terpaksa Kecilkan Porsi Lauk

57 tahun lalu

Jakarta Fair Kemayoran 2026 Resmi Dibuka, Targetkan Transaksi Rp8 Triliun

57 tahun lalu

Soal Pajak, Pemerintah Tegaskan Tarif PPh UMKM Tidak Berubah

57 tahun lalu

BRI Dukung BWB Expo 2026, Perkuat Daya Saing Industri Wellness dan Beauty Nasional Mendunia

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal