Operasi Patuh Jaya 2026 Digelar 14 Hari, 2.938 Personel Gabungan Dikerahkan

Riyan Rizki Roshali
Operasi Patuh Jaya 2026 berlangsung pada 26 Oktober–8 November dengan melibatkan 2.938 personel gabungan dan menyasar tujuh jenis pelanggaran lalu lintas. (Foto: Ilustrasi/Dok. IMG)

Dadang menyebut, ada tujuh pelanggaran yang menjadi sasaran prioritas dalam Operasi Patuh Jaya 2026. Pelanggaran tersebut meliputi pengendara sepeda motor yang tidak menggunakan helm berstandar nasional Indonesia (SNI), pengemudi atau penumpang mobil yang tidak memakai sabuk pengaman, serta penggunaan ponsel saat berkendara.

Selain itu, polisi menyasar pelanggaran rambu atau marka jalan, menerobos lampu merah, berkendara melebihi batas kecepatan, dan melawan arus.

"Adapun yang menjadi sasaran prioritas meliputi: pengendara motor tanpa helm SNI, tidak memakai sabuk pengaman, penggunaan ponsel saat berkendara, pelanggaran rambu atau marka, menerobos lampu merah, melebihi batas kecepatan, dan melawan arus," ucapnya.

Dia juga meminta personel melakukan pendataan dan memetakan titik rawan pelanggaran serta kecelakaan lalu lintas. Pemetaan tersebut diperlukan untuk mengidentifikasi penyebab masalah, mulai dari kondisi jalan, kurangnya penerangan, minimnya rambu peringatan, hingga pengawasan yang belum optimal.

"Identifikasi akar masalahnya, apakah kurangnya rambu peringatan, minimnya pengawasan, atau faktor rekayasa lalu lintas. Petakan titik rawan kecelakaan. Identifikasi akar masalahnya, apakah kondisi jalan rusak, kurangnya penerangan lampu jalan, minimnya rambu, atau minimnya pengawasan," tuturnya.

Editor : Aditya Pratama
Artikel Terkait
4 jam lalu

Operasi Patuh Jaya 2026 Dimulai Hari Ini, Sasar Pengendara Tanpa Helm hingga Lawan Arus

2 hari lalu

Korlantas Polri Gelar Operasi Patuh 26 Oktober-8 November 2026, Pakai Pendekatan Humanis

5 bulan lalu

Korlantas Polri Gelar Operasi Patuh 2026 Jelang Natal dan Tahun Baru

5 bulan lalu

Korlantas Polri Tunda Operasi Patuh 2026, Ini Alasannya

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal