Pembunuhan Karyawan MRT, Korban Sempat Diberi Obat Bius sebelum Dihabisi di Mobil

Riyan Rizki Roshali
Dirkrimum Polda Metro Jaya Kombes Pol Hengki Haryadi saat ekspose kasus pembunuhan karyawan MRT. (Foto: MPI/Riyan Rizki Roshali)

“Korban datang pukul 20.00 WIB di salah satu apartemen. Nah sesuai rencana kemudian korban dibawa ke atas salah satu unit apartemen di Jakarta Selatan. Di sana, diskenariokan sesuai awal rencana mereka, di mana minumannya itu diberikan obat bius,” katanya.

Hengki mengatakan korban masih sadar setelah meminum minuman yang sudah dicampur obat bius. Pelaku juga memperlihatkan bukti transfer palsu kepada korban. Namun korban menolak karena curiga bukti tersebut palsu.

Para pelaku lalu membujuk korban masuk ke mobil dengan janji transaksi pembelian dilakukan sambil perjalanan mengantarkannya pulang.

“Pada saat di gerbang Tol Tebet Jakarta Selatan, dilakukanlah pembunuhan tersebut dengan cara yang sangat sadis. Jadi satu sebagai pengemudi mobil, kemudian korban di sebelah kiri. Dua orang di belakang ada yang mengencangkan seat belt, ada yang memegang tangannya, menarik bahunya, baru dilakukan melukai leher korban dan menusuk tubuh korban secara berkali-kali,” katanya.

Editor : Donald Karouw
Artikel Terkait
22 jam lalu

Polda Metro Buka Peluang Lanjutkan Penyidikan Kematian Sutrimo, Asal...

23 jam lalu

Hasil CCTV hingga Ekshumasi, Polisi Pastikan Tak Ada Unsur Pidana dalam Kematian Sutrimo

24 jam lalu

Hasil Ekshumasi Jenazah Sutrimo: Ada Penyempitan Pembuluh Arteri Jantung

24 jam lalu

Hasil Ekshumasi Sutrimo! Polda Metro Jaya: Tak Ditemukan Racun hingga Luka Kekerasan

24 jam lalu

Tak Ada Pidana di Kematian Sutrimo Orang Dekat Febrie, Polisi: Kami Sampaikan Apa Adanya

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal