Berdasarkan data sementara, pembangunan MRT Jakarta koridor Timur-Barat segmen Thamrin-Kwitang akan berdampak terhadap 64 pihak dan 17 warga.
Denny mengatakan pemerintah memberikan perhatian khusus agar setiap persoalan yang muncul dapat diidentifikasi dan diselesaikan melalui mekanisme yang tepat.
"Kami memberikan perhatian khusus agar setiap persoalan diidentifikasi dan diselesaikan melalui mekanisme yang tepat," ungkapnya.
Konsultasi publik tersebut merupakan kelanjutan dari rangkaian sosialisasi yang telah dilakukan pada 16 September 2026 serta pendataan awal lokasi pada 17-18 September 2026.
Dalam forum tersebut, warga mendapatkan penjelasan mengenai maksud dan tujuan pembangunan, proses penilaian ganti kerugian, penilaian objek, bentuk kompensasi, serta hak dan kewajiban masing-masing pihak.