"Mari bersama menjaga komunikasi, membangun kepercayaan, dan menyelesaikan setiap persoalan melalui musyawarah. Semoga seluruh rangkaian proses pembangunan dapat berjalan lancar, tertib, dan transparan," tutup Denny.
Sementara itu, Kepala Biro Pemerintahan Sekretariat Daerah (Setda) Provinsi DKI Jakarta Fajar Eko Satriyo menjelaskan proyek MRT Lintas Timur-Barat telah ditetapkan sebagai Proyek Strategis Nasional (PSN).
Menurutnya, pembangunan tersebut merupakan bagian penting dalam pengembangan sistem transportasi di Jakarta dan sekitarnya.
"Kami berkomitmen melaksanakan proses pengadaan tanah secara terbuka, adil dan transparan untuk memberikan kepastian hukum serta menjamin hak masyarakat, termasuk pemberian ganti kerugian yang layak," tandasnya.