Sejarah Unik Pasar Senen, Dulu Hanya Boleh Buka Hari Senin

Ajeng Wirachmi
Pasar Senen di Jakarta Pusat memiliki sejarah unik. (Foto: Istimewa)

Di era pergerakan, pasar ini menjadi tempat berkumpulnya tokoh pergerakan seperti Chaerul Saleh, Adam Malik, Soekarno, dan M Hatta. Pada tahun 1950-an, seniman seperti Ajib Rosidi, Sukarno M Noor, dan HB Yasin pun sering berkumpul di sini.

”Dulu ada banyak restoran padang yang enak-enak. Buka 24 jam, orang-orang bisa duduk-duduk, makan, minum kopi, dan ngobrol-ngobrol masalah kebudayaan. Jadi tempat favorit untuk seniman dan budayawan,” tuturnya.

Editor : Rizal Bomantama
Artikel Terkait
Nasional
37 menit lalu

Pemerintah bakal Bangun 800 Hunian untuk Warga Bantaran Rel di Senen dan Tanah Abang

Destinasi
16 jam lalu

Tren Baru! Jelajahi Akulturasi Budaya China-Jawa di Semarang dengan Cara Tak Biasa

Megapolitan
3 hari lalu

Lalu Lintas Sejumlah Ruas Jalan di Jakarta Ramai Lancar usai Libur Lebaran

Megapolitan
4 hari lalu

Pramono Sebut Longsor di TPST Bantargebang Sempat Bikin Sampah di Jakarta Menumpuk

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal