3 Hakim Tersangka Suap Vonis Lepas Kasus Ekspor CPO Langsung Ditahan Kejagung

Muhammad Refi Sandi
Kejagung langsung menahan tiga hakim yang ditetapkan sebagai tersangka dugaan suap atau gratifikasi vonis lepas perkara ekspor CPO. (Foto: Muhammad Refi Sandi)

JAKARTA, iNews.id - Kejaksaan Agung (Kejagung) langsung menahan tiga hakim yang telah ditetapkan sebagai tersangkadugaan suap atau gratifikasi vonis lepas (onslag) perkara Pemberian Fasilitas Ekspor Crude Palm Oil atau minyak kelapa sawit mentah (CPO). Ketiga hakim tersebut di antaranya Ketua Majelis Hakim, Djuyamto (DJU) dan dua hakim anggota Agam Syarif Baharuddin (ASB) dan Ali Muhtarom (AM). 

Direktur Penyidikan Jaksa Agung Muda Bidang Tindak Pidana Khusus (Dirdik Jampidsus) Kejagung, Abdul Qohar menjelaskan, ketiga tersangka langsung ditahan selama 20 hari ke depan di Rumah Tahanan (Rutan) Salemba Cabang Kejagung. 

Ketiga tersangka digelandang masuk ke mobil tahanan berwarna hijau mengenakan rompi merah muda tanpa komentar sedikit pun.

"Terhadap para tersangka dilakukan penahanan 20 hari ke depan berdasarkan surat perintah penahanan nomor 25 tanggal 13 April 2025 untuk tersangka ASB, tersangka atas nama AM berdasarkan surat perintah penahanan nomor 26 tanggal 13 April 2025, dan yang terakhir atas nama tersangka DJU berdasarkan surat perintah penahanan nomor 27 tanggal 13 April 2025 dimana ketiga tersangka dilakukan penahanan di Rutan Salemba Cabang Kejaksaan Agung (Kejagung) RI," ujar Abdul Qohar dalam konferensi pers di Kejagung, Jakarta Selatan, Senin (14/4/2025) dini hari.

Qohar menambahkan, hakim ASB menerima uang dalam pecahan dolar AS setara Rp4,5 miliar. Kemudian, hakim DJU menerima uang dolar AS setara Rp6 miliar, dan hakim AM menerima uang dolar AS setara Rp5 miliar. 

Editor : Aditya Pratama
Artikel Terkait
33 menit lalu

Polisi Tangkap Pemilik Akun Penyebar Hoaks Demo jelang 17 Agustus, Perempuan 45 Tahun

11 jam lalu

Kejagung Geledah Kantor Don Ritto dan Rumah Nurman Herin terkait Kasus TPPU Febrie Adriansyah

14 jam lalu

Sidang Perdana Eks Menag Yaqut Cs terkait Kasus Kuota Haji Digelar 11 Agustus 2026

15 jam lalu

KY Minta Maaf ke MA gegara Ada Kesalahan Data Pelanggaran Hakim

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal