63,25 Persen Jemaah Haji Indonesia Berisiko Tinggi, 269 Orang Sakit Jantung hingga Diabetes

Binti Mufarida
Jemaah haji berangkat ke Mekkah, Arab Saudi. (Foto Antara).

Aris menyarankan, bagi jemaah yang mempunyai penyakit-penyakit yang termasuk dalam golongan risiko tinggi di tanah air bisa lebih mempersiapkan dirinya terkait dengan upaya kesehatannya. Jadi peran dokter pemeriksa awal mulai dari Puskesmas di daerah itu harusnya lebih lebih ketat lagi.

“Sehingga kriteria risiko tinggi itu sudah disematkan dan sudah diobservasi sejak pemeriksaan pertama kesehatan jemaah haji,” katanya.

Aris mengatakan, ketika jemaah dilakukan pemeriksaan oleh dokter di embarkasi, maka hasilnya tinggal final cek kesehatan saja berdasarkan hasil medical record yang sudah didapat dari daerah. Dokter juga bisa menambah pemeriksaan terhadap keluhan-keluhan jemaah saat menjelang keberangkatan.

“Berdasarkan pemeriksaan free flight itu bisa diputuskan dengan cepat ini jemaah haji layak atau tidak layak melakukan perjalanan ke Saudi Arabia,” katanya.

Editor : Faieq Hidayat
Artikel Terkait
1 hari lalu

Vaksin HPV Bakal Gratis untuk Perempuan Dewasa pada 2027? Ini Kata Kemenkes!

1 hari lalu

Mulai 2027, 6 Provinsi Ini Gratiskan Vaksin HPV untuk Anak Laki-Laki

2 hari lalu

Kemenhaj Umumkan Daftar Jemaah Haji 2027, Ini Cara Mengeceknya

3 hari lalu

Kemenhaj Tangani 244 Kasus Haji dan Umrah, Kerugian Tembus Rp247 Miliar

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal