Airlangga Ungkap RI Pantau Harga Minyak usai Venezuela Diserang AS

Riyan Rizki Roshali
Menko Perekonomian Airlangga Hartarto mengaku terus memantau harga minyak usai AS serang Venezuela. (Foto: iNews.id/Riyan)

Airlangga menjelaskan, dinamika politik di negara tersebut sudah berlangsung cukup lama, terutama sejak kebijakan nasionalisasi aset asing pada masa pemerintahan Presiden Hugo Chavez.

“Kalau dengan US kan memang sudah agak panjang sejak nasionalisasi oleh Hugo Chavez. Jadi memang pada waktu itu kan aset-aset Amerika dinasionalisasi. Nah ini kemudian berikutnya kan sekarang dengan situasi seperti ini ya kita monitor saja seperti apa,” ujar dia.

Airlangga memastikan Indonesia tidak memiliki aset di Venezuela. Namun, ia mengaku ada perubahan pemerintahan di Venezuela yang berpotensi memengaruhi kelanjutan nota kesepahaman (MoU) yang telah terjalin.

“Ya tentunya ada perubahan ya dengan perubahan yang terjadi kemarin itu karena pemerintahannya kan berganti,” ujar dia.

Editor : Puti Aini Yasmin
Artikel Terkait
8 hari lalu

Perdana Gunakan Mobil Dinas Maung MV3 Garuda, Airlangga: Baru Sebagian Menko 

8 hari lalu

Trump Klaim Harga Minyak Sudah Turun Setelah Perang: Lebih Murah daripada Masa Joe Biden

11 hari lalu

Cair Dirapel Rp900 Ribu! Pemerintah Salurkan BSU untuk 13,3 Juta Pekerja di Akhir Tahun

11 hari lalu

Bantuan Subsidi Upah Rp900.000 Cair Lagi Tahun Ini? Simak Informasi Terbaru!

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal