Akankah Krisis Nilai Tukar 1997 Terulang?

iNews
Kurs rupiah tembus Rp18.000 per dolar AS pada 4 Juni 2026 lalu, yang belum pernah terjadi sebelumnya. (Foto: Dok IMG)

Anthony Budiawan

Managing Director PEPS (Political Economy and Policy Studies)

KURSrupiah tembus Rp18.000 per dolar AS pada 4 Juni 2026 lalu, yang belum pernah terjadi sebelumnya. Banyak pihak mulai was-was. Tidak terbayang rupiah bisa menjadi Rp18.000 per dolar AS. Imajinasi liar mulai berkembang di benak sebagian orang, bahkan sebagian besar masyarakat. Peristiwa 29 tahun yang lalu seakan-akan baru terjadi kemarin, terasa begitu dekat.

Publik pun bertanya-tanya, mungkinkah peristiwa 1997 bisa terulang: apakah Indonesia bisa masuk krisis moneter kembali? Anda tidak salah baca. Tulisan ini memang membahas 1997, bukan 1998.

Tidak mudah menjawab pertanyaan tersebut. Karena kurs rupiah bergantung pada banyak faktor. Perlu ekstra hati-hati, dan ekstra jujur, dalam menjawab isu tersebut.

Pertama, kurs dolar Rp18.000, belum akan membuat krisis moneter. Belum. Sekali lagi belum. Bahkan masih jauh. Jadi masyarakat tidak perlu panik untuk sementara ini. Namun, perlu dipahami bahwa "belum" bukan berarti krisis tidak mungkin terjadi di masa depan.

Alasannya, kurs rupiah saat ini baru terdepresiasi sekitar 10 persen terhitung akhir Desember tahun lalu, dari sekitar Rp16.500 menjadi sekitar Rp18.100 per dolar AS. Memang depresiasi ini cukup besar, tetapi belum cukup besar untuk menjadi krisis. Kurs rupiah sudah sering terdepresiasi bahkan lebih dari 10 persen. Tetapi selamat.

Editor : Maria Christina
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Dasco Apresiasi Terobosan Baru BI Perkuat Rupiah, Kurangi Ketergantungan pada Dolar AS

57 tahun lalu

Perkasa, Rupiah Hari Ini Ditutup Menguat ke Rp17.860 per Dolar AS

57 tahun lalu

Singgung Ketidakpastian Global, Purbaya: Rupiah di Kisaran 16.800-17.500 per Dolar pada 2027

57 tahun lalu

Purbaya Targetkan Rupiah Menguat Bertahap pada Semester II 2026

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal