"Pak Presiden sedang menghitung gimana yang terbaik penghematannya tanpa mengganggu efektivitas program itu sendiri dalam hal memberi makan murid-murid sekolah. Yang penting itu," ujar Purbaya.
Meskipun sedang berada dalam fase pengetatan kuota anggaran, Purbaya memastikan implementasi program di lapangan tetap bergerak masif dan berjalan sesuai koridor teknis.
Dengan realisasi belanja yang telah menyentuh Rp75 triliun per akhir April 2026, ekosistem penyaluran makanan bernutrisi ini terbukti telah mampu menjangkau hingga 61,96 juta jiwa penerima manfaat di seluruh wilayah Indonesia.
Kelancaran distribusi logistik dan pemenuhan porsi makanan tersebut saat ini disokong penuh oleh jaringan operasional yang terintegrasi di bawah kendali 27.952 Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG).