"Kalau ada yang merasa ada ada penyakit, ya janganlah ikut, dipaksakan masuk Komcad, kira-kira gitu. Ya. Tapi jangan sampai nanti dia merasa sakit, dia memaksakan diri ikut Komcad. Ada risiko seperti itu," jelasnya.
Menurut Tito, meninggalnya Vanreko akan menjadi bahan evaluasi pelaksanaan Komcad. Evaluasi mencakup proses rekrutmen hingga materi pelatihan yang diberikan kepada peserta.
Sebelumnya, Vanreko Varkas Bagaskara merupakan ASN Kementerian Ekonomi Kreatif yang mengikuti Latsarmil Komcad ASN Gelombang II. Dia meninggal setelah mengalami kondisi darurat saat mengikuti rangkaian kegiatan pelatihan.