Bahas Revisi UU ITE, Tim Kajian Minta Masukan Komnas Perempuan dan Komnas HAM

Riezky Maulana
Ilustrasi UU ITE. (Foto: Antara)

"Pertama adalah tentang frasa-frasa di dalam sejumlah pasal dalam UU ITE bersifat sangat sumir. Misalnya pada pasal 27 ayat 1, dengan muatan yang melanggar (kesusilaan), ini sudah bolak balik dipermasalahkan," ucapnya.

Selain pasal 27 ayat 1, dia juga menyoroti pasal 27 ayat 3 terkait penghinaan atau pencemaran nama baik dan Pasal 29.

Di kesempatan yang sama, Komisioner Pengkajian dan Penelitian Komnas HAM, Sendrayati Moniaga mendukung revisi UU ITE. Menurut dia, revisi UU ITE bertujuan melindungi hak kebebasan berpendapat dan berekspresi masyarakat.

Dia menyebut Komnas HAM akan menyusun standar norma dan pengaturan hak atas kebebasan berpendapat dan berekspresi. Hal itu nantinya dapat digunakan sebagai acuan dalam proses revisi UU ITE.

"Bisa menjadi pedoman bagi aparat negara untuk memastikan tidak ada kebijakan dan tindakan pembatasan dan atau pelanggaran terhadap hak dan kebebasan berpendapat dan berekspresi. Pedoman bagi individu dan kelompok agar memahami tindakan pelanggaran hak atas kebebasan berpendapat dan berekspresi, untuk bisa memastikan hak asasinya terlindungi dan tak melakukan tindakan diskriminatif,” katanya.

Tim kajian UU ITE akan memasuki tahap akhir dari kegiatan FGD. Selanjutnya, tim akan segera menghadirkan narasumber dari kementerian dan lembaga, dan juga narasumber dari DPR dan partai politik.

Editor : Ibnu Hariyanto
Artikel Terkait
21 jam lalu

Ngaku Dipecat usai Bongkar Dugaan Jurnal Predator, Dosen UAJY Mengadu ke Komnas HAM

4 hari lalu

Komnas HAM Bongkar Krisis Lapas: Kelebihan Kapastian 10 Tahun hingga Akses Pemantauan Terbatas

7 hari lalu

Mary Jane Diampuni Presiden Filipina, Komnas HAM: Contoh Nyata Negara Lindungi HAM

12 hari lalu

Amankan Demo Buruh dan Mahasiswa di Jakarta, Polri Penuhi 26.386 Personel Gabungan

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal