BAIS TNI Bantah Ada Perintah di Balik Penyiraman Aktivis KontraS Andrie Yunus

Ari Sandita Murti
Saksi dari BAIS TNI membantah adanya peritah dalam kasus penyiraman air keras ke Andrie Yunus.

JAKARTA, iNews.id - Saksi dari BAIS TNI membantah adanya perintah ataupun operasi khusus dalam kasus dugaan penyiraman air keras terhadap aktivis KontraS Andrie Yunus. Hal itu disampaikan saksi Komandan Detasemen Markas BAIS TNI Kolonel Infanteri Heri Heryadi dan Pabandya D 31 Pampers Dit B BAIS TNI Letkol Chk Alwi Hakim Nasution."

Ada perintah dari Dandenma? Saudara sudah disumpah ini?" tanya hakim dalam persidangan, Rabu (6/5/2026)."Siap, tidak ada, Yang Mulia. Siap tidak ada," ujar Komandan Detasemen Markas BAIS TNI Kolonel Infanteri Heri Heryadi.

Hakim menanyakan tentang ada tidaknya kecurigaan dari para terdakwa yang sempat berkumpul bersama. Saksi Heri menyebutkan, para terdakwa sebelum peristiwa penyiraman tampak normal, di mana Terdakwa 2, 3, dan 4 itu punya ruangan berdekatan.

"Sebelum tanggal 13 itu mereka normal saja karena kebetulan Terdakwa II, III dan IV ini ruangannya berdekatan, ruang kerja, yang terpisah hanya Terdakwa I, terpisah lantai tapi satu gedung, mereka rutin saja. Makanya kemarin dari kronologis dakwaan itu mereka hanya ngobrol biasa," tutur saksi.

Hakim lantas menyinggung ada tidaknya perintah atas dugaan penyiraman yang dilakukan terdakwa pada Andrie Yunus. Heri menegaskan, tidak ada perintah apapun kaitannya kasus tersebut lantaran tidak pernah ada pula perkataan yang menyangkut urusan di luar internal satuannya.

Editor : Puti Aini Yasmin
Artikel Terkait
Nasional
44 menit lalu

Perwira BAIS Murka Tahu Penyerang Andrie Yunus Oknum Anggota: Coreng Nama Baik

Nasional
1 jam lalu

Kesaksian Kolonel TNI: Penyerang Andrie Yunus Ngomong Berbelit-belit, Mukanya Gosong

Nasional
1 jam lalu

Sidang Kasus Penyiraman Air Keras ke Andrie Yunus Hadirkan 5 Saksi dari BAIS TNI

Nasional
3 jam lalu

Hakim Militer Kembali Perintahkan Hadirkan Andrie Yunus, Ancam Periksa di RS

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal