"Saya enggak nanya seperti itu," ucap Lechumanan.
"Yang Saudara tanya terkait apa?" tanya JPU.
"Yang saya tanya aja, 'Pak, ada kan ijazahnya, kan?' Itu aja," tutur Lechumanan.
JPU juga menanyakan perasaan Jokowi ketika menghadapi polemik tudingan ijazah palsu tersebut. Menurut Lechumanan, Jokowi merasa terganggu dengan pemberitaan yang terus mempersoalkan keaslian ijazahnya.
"Ya artinya terganggulah. Terganggu, ya, terganggu dengan pemberitaan-pemberitaan yang terus membuat statement bahwa produk (ijazah) itu kan palsu. Jadi seolah-olah UGM mengeluarkan produk palsu," kata Lechumanan.
Dia mengatakan polemik tersebut juga berdampak pada dirinya. Lechumanan mengatakan sulit tidur karena menilai tudingan terhadap ijazah Jokowi telah merendahkan sang mantan presiden.
"Kalau saya sendiri ya saya enggak bisa tidurlah. Karena Pak Jokowi kan dijatuhkan serendah-rendahnya. Ya saya kan orang yang sangat membela Pak Jokowi," kata Lechumanan.