BGN Perketat Pengawasan Dapur MBG, SPPG Tak Layak Bakal Ditutup Permanen

Yuwantoro Winduajie
Dapur MBG. (Foto: Pemkab Lumajang)

Sudaryono menegaskan, penerapan klasifikasi kelayakan dan tindak lanjut hasil inspeksi merupakan bagian dari upaya memperkuat keamanan pangan serta mencegah kejadian yang membahayakan penerima manfaat MBG.

Menurutnya, pengawasan tidak hanya berfokus pada pemenuhan standar fasilitas, tetapi juga membutuhkan koordinasi antara BGN, pemerintah daerah, dan Satgas MBG agar setiap potensi risiko dapat ditangani sesuai ketentuan.

“Fokus kami yang paling utama adalah memang zero tolerance terhadap keracunan makanan, termasuk yang kita kerjakan hari ini, koordinasi dengan Pemda, kepala daerah, termasuk Satgas, dan lain sebagainya adalah upaya kita memastikan keamanan pangan,” tambahnya.

Editor : Rizky Agustian
Artikel Terkait
17 jam lalu

Efisiensi MBG Buahkan Hasil, BGN Hemat Anggaran Rp44 Triliun dalam 100 Hari

17 jam lalu

BGN Klaim Efisiensi Anggaran MBG Rp44 Triliun dalam 100 Hari

1 hari lalu

Kepala BGN Akui Beban Emosional Terberat 100 Hari Kerja Lihat Anak Keracunan MBG: Hancur Hatiku

2 hari lalu

100 Hari Pimpin BGN, Sudaryono Tutup Permanen 2.000 Dapur MBG Tak Penuhi Syarat

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal