BMKG Pantau Erupsi Gunung Anak Krakatau 24 Jam, Abu Vulkanik Terdeteksi hingga 50.000 Kaki

Binti Mufarida
Gunung Anak Krakatau. (Foto: Dok. ESDM/PVMBG)

Faisal mengatakan, hasil pemantauan sebaran abu vulkanik menjadi acuan dalam penerbitan Significant Meteorological Information (SIGMET), yakni informasi peringatan meteorologi penting untuk keselamatan penerbangan yang diperbarui secara berkala.

“BMKG terus memperbarui informasi volcanic ash advisory dan SIGMET, sesuai perkembangan sebaran abu yang terus kita pantau secara bertahap,” tuturnya.

BMKG akan terus mengoptimalkan pemantauan multiinstrumen sekaligus memperkuat koordinasi dengan Badan Geologi Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM), Kementerian Perhubungan dan Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB).

Koordinasi tersebut dilakukan untuk memperoleh data yang akurat mengenai perkembangan dampak erupsi Gunung Anak Krakatau.

“Seluruh data dianalisis secara terpadu untuk mendukung pengambilan keputusan yang cepat dan akurat,” ucapnya.

Editor : Aditya Pratama
Artikel Terkait
9 jam lalu

Gunung Anak Krakatau Erupsi, BNPB Siapkan Evakuasi hingga Operasi Modifikasi Cuaca

9 jam lalu

Melihat Kesibukan di Pos Pemantauan Gunung Anak Krakatau

9 jam lalu

Abu Vulkanik Gunung Anak Krakatau Menyebar, Kualitas Udara 3 Daerah Sumsel Sangat Tidak Sehat

10 jam lalu

Presiden Prabowo Pantau Erupsi Gunung Anak Krakatau, Qodari: Keselamatan Masyarakat Prioritas

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal