"Ini penting sifatnya boleh dibilang kerjaan sekak tahun 2022. Saya 2022 sudah meneliti tentang masalah ijazah ini," ujarnya.
Sementara itu, pengacara Ahmad Khozinuddin mengatakan pihaknya hadir untuk mendampingi Bonatua selama menjalani pemeriksaan sebagai saksi. Dia menyebut materi pemeriksaan akan didalami setelah proses tersebut selesai.
"Kami akan mendampingi. Nanti akan diperdalam setelah proses pemeriksaan," ujarnya.
Di sisi lain, pengacara pelapor, Syamsir Jalil, mengungkapkan pihaknya telah menyerahkan bukti tambahan kepada penyidik terkait laporan dugaan persoalan ijazah Gibran.
"Bukti tambahan kita sudah serahkan buku pada tanggal 3 November 2026. Pendampingan pemeriksaan terhadap 2 pelapor minggu sebelumnya, prosesnya begitu cepat," tuturnya.