Bukan Cuma Konten, Ini 7 Risiko Platform Digital bagi Anak Menurut Menkomdigi

Achmad Al Fiqri
Menkomdigi Meutya Viada Hafid menyebut Instagram, YouTube, dan Threads sebagai platform berisiko tinggi bagi anak berdasarkan penilaian tujuh kategori risiko digital. (Foto: Freepik)

“Platform seluruh grup Meta, Instagram, Threads, apalagi itu juga kita anggap risiko tinggi, maka tidak boleh untuk anak-anak,” ujarnya.

Meski demikian, pemerintah membuka peluang bagi platform digital untuk kembali diakses anak-anak apabila perusahaan melakukan perubahan yang dapat menurunkan tingkat risikonya.

“Ini artinya memberi ruang kalau platformnya mau berubah menjadi platform yang ramah anak, maka dia bisa kita turunkan risikonya dan dapat diakses anak-anak kita,” ucapnya.

Menurut Meutya, kebijakan ini tidak hanya bertujuan menunda anak-anak memasuki lingkungan digital yang berisiko tinggi. Pemerintah juga ingin mendorong perusahaan teknologi meningkatkan keamanan layanan agar sesuai dengan kebutuhan anak.

“Pada ujungnya yang kita inginkan bukan hanya men-delay usia anak-anak masuk ke ranah risiko tinggi, tapi gerakan yang kita harapkan adalah gerakan dari para platform risiko tinggi untuk merendahkan risiko mereka demi mengakses pangsa pasar digital anak-anak di Indonesia yang angkanya adalah 70 juta anak-anak,” katanya.

Editor : Donald Karouw
Artikel Terkait
10 jam lalu

Menkomdigi Soroti Bahaya Medsos, Ungkap 45% Anak Pernah Alami Perundungan Siber

19 hari lalu

Menkomdigi Ungkap TikTok Nonaktifkan 9 Juta Akun Anak di Bawah Umur

23 hari lalu

Data Pribadi Menkomdigi Diduga Bocor, DPR Minta Ditangani Serius

3 bulan lalu

Menkomdigi: Bulan Agustus, Waspada Banyak Konten Provokasi

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal