Catat, Bayi Harus Didaftarkan BPJS Kesehatan Paling Lambat 28 Hari setelah Lahir

Yuwantoro Winduajie
Direktur Utama BPJS Kesehatan Prihati Pujowaskito (foto: Yuwantoro Winduajie)

"Jadi pada prinsipnya kami melayani semua peserta BPJS yang aktif, baik ibu yang melahirkan. Di setahun itu bisa ada 4,8 juta bayi lahir. Jadi sebulan 400.000, sehari kira-kira 13.000 bayi lahir," katanya.

Prihati menjelaskan, sistem digital yang terintegrasi juga memberikan kemudahan bagi orang tua dalam mengurus administrasi bayi. Setelah bayi lahir, orang tua tidak harus datang langsung ke kantor Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Dukcapil) untuk mengurus dokumen kelahiran.

"Setelah ini para peserta yang bayinya lahir tidak perlu sebetulnya, kalau punya gadget tidak perlu datang ke Dukcapil, kalau perlu hanya difoto-foto datanya, dikirim dan datanya langsung bisa online," katanya.

Digitalisasi tersebut diharapkan membuat proses administrasi kependudukan dan kepesertaan BPJS Kesehatan menjadi lebih cepat. Data kelahiran yang terintegrasi juga dapat membantu mencegah persoalan data ganda.

Prihati mengatakan persoalan akurasi data masih menjadi salah satu tantangan yang dihadapi BPJS Kesehatan. Selain data bayi yang tercatat ganda, pembaruan data peserta yang meninggal dunia juga terkadang terlambat dilakukan.

Editor : Reza Fajri
Artikel Terkait
9 hari lalu

BPJS: Pembiayaan Penyakit Ginjal Capai Rp7 Triliun hingga Juni 2026

23 hari lalu

Bantah Layanan Psikolog Puskesmas di Jakarta Tak Lagi Dicover BPJS? Ini Klarifikasi Pemprov DKI

23 hari lalu

Wamenkes Bantah Layanan Psikolog di Puskesmas Tak Lagi Dicover BPJS: Itu Hoaks!

1 bulan lalu

Tragis! 14 Bayi Meninggal Dunia dalam Kebakaran Rumah Sakit di Pakistan

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal