Database Bocor akibat Diretas, KPAI Lapor ke BSSN dan Polri

kevi laras
KPAI melapor ke BSSN dan kepolisian terkait kebocoran database akibat diretas. (Foto: Okezone)

Database yang dinyatakan bocor tersebut berisi data pengaduan online, seperti pengaduan yang sudah ditangani, dirujuk atau diproses ada dalam website resmi KPAI. 

"Iya data-data pengaduan itu yang diretas di website, juga ada pengaduan online ya. Ada database pengaduan masyarakat di situ kan datanya ada yang sudah ditangani, ada yang dirujuk, dan ada yang dalam proses, itu yang diretas," katanya.

Sekadar informasi kebocoran database tersebut diunggah pada 13 Oktober 2021 sekitar pukul 11.07 malam dengan nama Leaked Database KPAI (kpai.go.id) oleh akun C77. Kemudian, kabar tersebut pun lantas viral di media sosial yaitu Twitter.

Editor : Rizal Bomantama
Artikel Terkait
13 jam lalu

Warga Bisa Ajukan Perbaikan Data Desil Bansos jika Tak Sesuai Kondisi, Begini Caranya

4 hari lalu

Purbaya Ungkap Potensi Kebocoran Pajak di Industri Baja dan Bahan Bangunan Tembus Rp10 Triliun

4 hari lalu

Ini Penjelasan Kepala BPS soal Heboh Tukang Becak di Kulonprogo Masuk Desil 9

4 hari lalu

BPS Buka Suara soal Heboh Desil Warga Berubah: Semua Data Itu Dinamis

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal