Eks Direktur PPI Charles Sitorus Divonis 4 Tahun Penjara terkait Kasus Importasi Gula

Nur Khabibi
Eks Direktur PPI Charles Sitorus. (Foto: Nur Khabibi)

JAKARTA, iNews.id - Majelis hakim Pengadilan Tipikor Jakarta memvonis mantan Direktur Pengembangan PT Perusahaan Perdagangan Indonesia (PPI) Charles Sitorus empat tahun penjara. Charles dinyatakan terbukti bersalah melakukan korupsi dalam kegiatan Importasi gula.

"Menjatuhkan pidana oleh karenanya terhadap Terdakwa dengan pidana penjara selama 4 tahun," kata ketua majelis hakim Dennie Arsan Fatrika saat membacakan amar putusan di Pengadilan Tipikor Jakarta, Jumat (18/7/2025). 

Dennie mengatakan, Charles juga dihukum membayar denda sebesar Rp750 juta dengan ketentuan apabila tidak dibayarkan maka diganti dengan enam bulan penjara. 

Menurut Dennie, keadaan yang memberatkan yakni perbuatan Charles tidak melaksanakan tata kelola yang baik pada BUMN, mengabaikan kepentingan masyarakat sebagai konsumen akhir atas gula kristal putih untuk mendapatkannya dengan harga yang stabil dan terjangkau, dan memperkaya orang lain. 

Adapun yang meringankan yakni Charles belum pernah dihukum, tidak menikmati hasil dari tindak pidana korupsi yang dilakukannya,  bersikap sopan sehingga tidak mempersulit jalannya persidangan, dan adanya penitipan sejumlah uang kepada penyidik Kejaksaan Agung (Kejagung) sebagai bentuk penggantian kerugian negara dalam perkara ini. 

Vonis yang dijatuhkan majelis hakim ini sesuai dengan tuntutan jaksa penuntut umum.

Editor : Rizky Agustian
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Momen Tom Lembong Peluk Istri usai Divonis 4,5 Tahun Penjara

57 tahun lalu

Tom Lembong Divonis 4,5 Tahun Penjara dan Denda Rp750 Juta

57 tahun lalu

Tom Lembong Angkat Tangan Terborgol usai Divonis 4,5 Tahun Penjara

57 tahun lalu

Anies Respons Vonis 4,5 Tahun Penjara Tom Lembong: Saya Sangat Kecewa!

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal