"Saya berharap bahwa mereka yang menerima aliran-aliran uang, yang menerima fee percepatan atau apapun namanya, dia mempertanggungjawabkan apa yang dia lakukan. Saya sudah pernah peringatkan ketika saya masih menjadi menteri, waktu itu secara keras bahkan dengan nada yang sangat marah bahwa tidak boleh ada satupun oknum ya, siapa pun di Kementerian Agama bermain-main dengan haji ini," tandasnya.
Dia kembali menyatakan kebijakan yang diambilnya dalam penyelenggaraan ibadah haji bertujuan untuk kepentingan jemaah, bukan mencari keuntungan pribadi maupun kelompok.
Di tengah proses hukum yang masih berjalan, Yaqut tetap yakin keadilan akan ditegakkan. Dia menyerahkan penanganan perkara tersebut kepada mekanisme hukum dan berharap seluruh fakta dapat terungkap di persidangan.
"Ruang keadilan yang memang menjadi harapan bukan hanya saya, tapi seluruh warga negara," ujarnya.
Yaqut pun kembali menyampaikan keyakinannya kebenaran akan terungkap melalui proses persidangan.