Fenomena Lipstick Effect, Rupiah Melemah tapi Mal dan Kafe Tetap Penuh

Mei Sada Sirait
Belakangan ini media sosial ramai membahas fenomena “lipstick effect” di tengah melemahnya nilai tukar rupiah dan tekanan ekonomi yang dirasakan masyarakat. (Foto: Ilustrasi/AI)

Selain itu, sejumlah indikator disebut menunjukkan tekanan ekonomi masih terjadi. Mulai dari melemahnya rupiah, perlambatan konsumsi rumah tangga, hingga meningkatnya PHK di beberapa sektor industri.

Fenomena lipstick effect juga disebut berpotensi menciptakan ilusi bahwa ekonomi tetap stabil. Sebab, aktivitas konsumsi masih terlihat tinggi di permukaan meski sebagian masyarakat mulai mengandalkan utang atau menguras tabungan demi mempertahankan gaya hidup.

“Keramaian di permukaan tidak selalu berarti fondasi yang kuat,” tulis akun tersebut lagi.

Sebab itu, masyarakat diingatkan untuk lebih bijak mengatur keuangan di tengah situasi ekonomi saat ini. Beberapa langkah yang disarankan antara lain mencatat pengeluaran rutin kecil, memperkuat dana darurat, hingga mengurangi utang konsumtif agar kondisi finansial tetap aman.

Editor : Dani M Dahwilani
Artikel Terkait
Nasional
2 jam lalu

Amunisi, Daya Tahan, dan Nyali: 3 Ujian di Balik Pertumbuhan 5,61%

Nasional
8 jam lalu

Purbaya Gelontorkan Uang Rp2 Triliun per Hari demi Selamatkan Rupiah

Nasional
21 jam lalu

Komisi XI DPR Perintahkan BI Kembalikan Rupiah ke Rp16.500 per Dolar AS

Nasional
22 jam lalu

Gubernur BI usai Bertemu Prabowo di Istana: Yakin Rupiah Stabil

Nasional
1 hari lalu

Dikritik DPR gegara Rupiah Terus Melemah, Gubernur BI: Juli-Agustus Akan Menguat!

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal