Geruduk Ibadah Gereja di Tangerang, Pria Bersajam Minta Maaf dan Ngaku Menyesal

Jonathan Simanjuntak
Pelaku pembubaran ibadah jemaat GKPI di Kampung Periuk, Desa Mekarsari, Rajeg, Kabupaten Tangerang, meminta maaf (Dok. Istimewa)

TANGERANG, iNews.id - Ibadah jemaat GerejaKristen Protestan Indonesia (GKPI) di Kampung Periuk, Desa Mekarsari, Rajeg, Kabupaten Tangerang, dibubarkan sekelompok warga pada Minggu (20/9/2026). Kini, salah satu pelaku pembubaran meminta maaf.

Pria yang diketahui membawa senjata tajam saat pembubaran itu mengaku menyesal.

"Dengan kekhilafan saya pribadi dengan kejadian tadi siang, saya menyesalinya dengan sebenar-benarnya," katanya saat mediasi pada malam harinya.

"Jadi saya meminta maaf kepada pihak terkait jika apabila membuat resah atau membuat takut kepada saudara daripada tadi siang, kejadian tadi siang. Jadi mohon dimaafkan," tambahnya.

Sementara itu, Staf Khusus Menteri Agama, Gugun Gumilar, turun langsung menyelesaikan persoalan di GKPI Kabupaten Tangerang tersebut. Kemenag menjamin kebebasan beribadah seluruh umat beragama.

"Negara dan pemerintah hadir untuk semua umat. Alhamdulillah, Gereja GKPI Jemaat Mauk Sepatan, Kabupaten Tangerang bisa kita buka kembali," kata Gugun.

Editor : Reza Fajri
Artikel Terkait
23 jam lalu

Kronologi Ibadah Gereja di Tangerang Dibubarkan Warga hingga Polisi Turun Tangan

1 hari lalu

Viral Pembubaran Ibadah Gereja di Tangerang, Polisi Turun Tangan

2 bulan lalu

Pemukim Yahudi Serang Gereja di Yerusalem, Pemuka Agama Kristen Protes Keras

2 bulan lalu

Gedung di PIK 2 Kebakaran, 3 WNA China Dievakuasi usai Terjebak Asap

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal