Indonesia Kejar Pengembangan Teknologi Terapi Sel

Mei Sada Sirait
Pemerintah mendorong pengembangan teknologi terapi sel agar Indonesia dapat mengejar negara-negara maju di Asia, termasuk Jepang. (Foto: Mei Sada)

Menurut Lucia, Indonesia juga melakukan pembandingan atau benchmark dengan sejumlah negara untuk melihat perkembangan regulasi dan teknologi terapi sel. Jepang menjadi salah satu negara yang dijadikan rujukan karena dinilai telah lebih maju dalam bidang tersebut.

“Kalau dibandingkan dengan negara Asia lain, mungkin Jepang ya, Jepang lebih maju, lebih advanced,” katanya.

Lucia mengatakan Indonesia bahkan memiliki rencana kerja sama dengan Jepang dalam pengembangan stem cell untuk otot jantung. Teknologi yang akan digunakan dalam pengembangan tersebut adalah induced pluripotent stem cells (iPSC).

Kerja sama tersebut diharapkan dapat mempercepat kemampuan Indonesia dalam mengembangkan terapi sel. Kolaborasi antara peneliti dan klinisi juga dinilai penting agar inovasi yang dihasilkan dapat memenuhi standar keamanan dan berbasis bukti ilmiah.

“Makanya dengan kolaborasi di ACTO ini, kita harapkan peneliti Indonesia, klinisi Indonesia juga memiliki kecepatan untuk pengembangan terapi sel ini setara dengan negara-negara maju seperti Jepang kalau di Asia,” tuturnya.

Editor : Dani M Dahwilani
Artikel Terkait
8 jam lalu

Kemenkes Siapkan Masker Antisipasi ISPA akibat Kebakaran Hutan di Kalimantan

4 hari lalu

3 Juta Warga Terpapar Asap Kebakaran Hutan, Menkes Imbau Pakai Masker dan Batasi Aktivitas di Luar

5 hari lalu

RS Lapangan Ruteng Tangani Korban Gempa NTT, 3 Pasien Jalani Operasi

6 hari lalu

Kemenkes Imbau Warga Pakai Masker Lagi, Kasus ISPA Meroket!

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal