Lucia menambahkan, Indonesia sebenarnya telah memiliki sejumlah peneliti yang aktif mengembangkan teknologi terapi sel. Beberapa penelitian bahkan telah menunjukkan efikasi untuk penyakit tertentu.
Namun, penerapan terapi sel tetap harus dikawal secara ketat. Pengembangan teknologi tersebut harus didukung bukti ilmiah yang memadai serta memenuhi standar keamanan sebelum digunakan secara luas.
Kolaborasi internasional dan penguatan riset dalam negeri, Kemenkes berharap perkembangan terapi sel di Indonesia dapat semakin cepat sekaligus aman bagi pasien. Targetnya, kemampuan Indonesia dalam bidang terapi sel dapat menyamai negara-negara maju di Asia seperti Jepang.