Ini 9 Poin Fatwa MUI terkait Virus Korona

Felldy Aslya Utama
Dok Antara

JAKARTA, iNews.id - Majelis Ulama Indonesia (MUI) menyampaikan sembilan fatwa terkait pencegahan virus Korona yang mewabah. MUI menyatakan, masyarakat mempunyai kewajiban untuk mencegah kepanikan terkait virus Korona.

Sekretaris Komisi Fatwa MUI, Asrorun Niam Sholeh meyampaikan poin-poin tersebut dalam jumpa pers di Graha BNPB, Jakarta Timur, Kamis (19/3/2020). Asrorun mengatakan, masalah pencegahan virus Korona merupakan kewajiban bersama.

"Yang pertama, dalam kondisi normal kita semua mempunyai kewajiban untuk ikhtiar melakukan aktivitas yang menjaga kesehatan dan menjauhi sikap dan perilaku yang menyebabkan penularan penyakit. Ini bab soal ikhtiar, di samping juga soal doa," kata Asrorun.

Selain itu, dia meminta kepada pasien yang positif virus Korona jenis baru atau COVID-19 untuk mengisolasi diri. Pasien diminta tidak bergabung dengan aktivitas publik, termasuk ibadah di tempat umum.

"Yang kedua, apabila ada orang yang positif terpapar COVID-19, maka tanggung jawabnya adalah melakukan pengobatan dan mengisolasi diri. Tidak boleh bergabung dengan komunitas publik termasuk kegiatan keagamaan yang bersifat publik unutk menjaga orang dari penularan," katanya.

Editor : Muhammad Fida Ul Haq
Artikel Terkait
1 hari lalu

BMKG Catat Jakarta 109 Hari Tak Diguyur Hujan, Daerah Lain Bagaimana?

2 hari lalu

Pramono Bangun Embung Kebagusan, Sebut Bisa Kurangi Banjir di Jakarta

3 hari lalu

Imbas Karhutla Indonesia, Seluruh Sekolah di 3 Negara Bagian Malaysia Ditutup

3 hari lalu

Israel Larang Masuk Pesawat Ethiopian Airlines karena Pilotnya Warga Indonesia

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal