Jadi Tersangka Suap, Harta Bupati Nonaktif Langkat Tembus Rp10,67 Miliar!

Nur Khabibi
Bupati Langkat Syah Afandin jadi tersangka suap dan memiliki harta Rp10,6 miliar. (Foto: Dok. Pemkab Langkat)

JAKARTA, iNews.id - Bupati nonaktif Langkat, Syah Afandin (SA) resmi ditahan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK). Penahanan dilakukan usai dirinya ditetapkan sebagai tersangka kasus dugaan suap proyek di Pemkab Langkat. 

Merujuk pada Laporan Harta Kekayaan Penyelenggara Negara (LHKPN) yang dikelola KPK, Afandin memiliki kekayaan mencapai Rp10,6 miliar (10.670.002.596). Setengah kekayaannya ini berupa tanah dan bangunan sebanyak lima titik yang tersebar di Medan, Deli Serdang, Binjai, dan Langkat. Total nilainya mencapai Rp5.950.000.000.

Kemudian, ia mencantumkan tiga kendaraan yang terdiri dari Motor Kawasaki R270 2019 Rp45 juta; Toyota Alphard 2022 Rp850 juta; dan Yamaha N-Max 2024 Rp30 juta. Total nilai 3 kendaraan tersebut Rp925 juta. 

Ia juga mencatatkan harta bergerak lainnya Rp433 juta; surat berharga Rp37.932.591; serta kas dan setara kas Rp4.317.142.756.

Dalam laporan kekayaan itu ia mencantumkan utang Rp993.072.751. Dengan demikian, hartanya berada di angka Rp10.670.002.596.

Editor : Puti Aini Yasmin
Artikel Terkait
4 menit lalu

Kejagung Tegaskan Penetapan Tersangka TPPU Febrie Adriansyah Tak Harus Tunggu Korupsi Terbukti

8 hari lalu

2 ASN Pajak Tersangka Praktik Curang PT Toba Pulp Lestari, Kerugian Negara Tembus Rp2 Triliun

9 hari lalu

Staf KPK Tersangka Pemerasan Pemalang Diduga Juga Urus Perkara Lain di Jateng

13 hari lalu

Tim 9 Kejagung Cecar Febrie Adriansyah Lebih dari 20 Pertanyaan terkait Dugaan TPPU

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal