Meski mendukung pengamanan oleh militer, Hendro mengaku tidak pernah mendapat gangguan selama menjabat.
“Kalau sampai hari ini saya kan nggak pernah diganggu, jalan aja, apa adanya, wong APH kan melakukan yang seharusnya dilakukan. Itu aja,” katanya.
Dia menyebut dukungan militer bukan untuk menekan, tapi memperkuat fungsi pengamanan dalam kerja hukum. Koordinasi dengan militer bukanlah hal baru.
Hendro menjelaskan, koordinasi dengan TNI melalui Kodam Diponegoro sudah berjalan baik, termasuk keberadaan Asisten Pidana Militer (Aspidmil).
“Kita kan juga punya Aspidmil. Jadi bukan sesuatu yang baru (koordinasi dengan militer), sebenarnya nggak baru juga,” ucapnya.