Kekayaan 3 Orang Terkaya Indonesia Menguap Rp106,4 Triliun usai Isu MSCI Guncang Pasar Saham

Aditya Pratama
3 orang terkaya di Indonesia, Robert Budi Hartono, Prajogo Pangestu, dan Low Tuck Kwong. (Foto: Istimewa)

Tekanan terhadap pasar saham Indonesia semakin besar karena prospek peringkat kredit negara juga menghadapi tantangan. Moody's dan Fitch sebelumnya telah mengubah prospek peringkat kredit Indonesia menjadi negatif.

Jika MSCI benar-benar menurunkan status Indonesia menjadi standalone market, saham Indonesia akan dikeluarkan dari indeks utama MSCI. Perubahan tersebut berpotensi memaksa dana investasi pasif yang mengikuti indeks menjual saham Indonesia.

Indonesia juga akan masuk ke kelompok pasar yang mencakup negara-negara seperti Argentina, Lebanon, Palestina, Ukraina, dan Zimbabwe.

MSCI akan menerima masukan hingga akhir April 2027 dan mengumumkan keputusan paling lambat 30 Juni 2027. Strategis Goldman Sachs menilai Indonesia perlu menunjukkan bukti nyata bahwa reformasi yang diumumkan benar-benar diterapkan secara konsisten agar terhindar dari penurunan status.

Konglomerat Indonesia Ekspansi ke Luar Negeri

Di tengah gejolak pasar domestik, sejumlah konglomerat Indonesia juga mengembangkan bisnis dan menempatkan investasi di luar negeri.

Editor : Aditya Pratama
Artikel Terkait
4 hari lalu

Bos BEI Heran MSCI Mau Turunkan Status Pasar Modal RI, Singgung Upaya Transformasi 

4 hari lalu

MSCI Soroti Bursa RI, DPR Desak Praktik Goreng Saham Ditindak Tegas

7 hari lalu

BEI Klaim Reformasi Pasar Saham Didukung Investor Global, MSCI Masih Minta Bukti

10 hari lalu

Daftar 10 Orang Terkaya di Asia 2026, Ada Pengusaha asal Indonesia

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal