Bloomberg melaporkan pada September bahwa keluarga Hartono telah menginvestasikan sedikitnya 1,4 miliar dolar AS di luar negeri, meski sebagian besar aset mereka masih berada di Indonesia.
Sementara itu, Barito Renewables Energy milik Prajogo pada Juli menawarkan 5 miliar dolar AS untuk mengakuisisi Energy Development Corp, perusahaan panas bumi terbesar di Filipina.
Pada Agustus, Chandra Asri Pacific juga menyepakati pembelian bisnis dealer otomotif milik Jardine Cycle & Carriage di Malaysia dan Singapura senilai 208 juta dolar AS, menurut laporan Forbes.