Kemenko Polkam Pastikan WNI Aman di Tengah Konflik Thailand-Kamboja

Danandaya Arya Putra
Wakil Menteri Koordinator (Wamenko) Bidang Politik dan Keamanan (Polkam) Lodewijk Freidrich Paulus. (Foto: Danandaya Arya Putra)

"Kita kan punya katakan duta besar di sana, kita punya atase pertahanan di sana. Itu yang terus bekerja untuk mendapatkan fakta yang benar, untuk bagaimana konflik ini bisa terselesaikan," ucapnya.

Sebelumnya, Thailand dan Kamboja saling tuduh melakukan kejahatan perang, seperti menargetkan warga dan fasilitas sipil hingga penggunaan senjata.

Juru Bicara Kementerian Pertahanan (Kemhan) Kamboja Maly Socheata menyebut, militer Thailand menggunakan bom klaster atau munisi tandan yang dijatuhkan dari jet tempur F-16.

Thailand melancarkan serangan di tujuh lokasi menggunakan senjata berat dan bom klaster.

Penggunaan bom klaster dianggap sebagai kejahatan perang, menimbulkan ancaman jangka panjang terhadap warga sipil dan lingkungan, melanggar hukum internasional, serta sebagai ancaman terhadap perdamaian dan keamanan di kawasan.

Editor : Rizky Agustian
Artikel Terkait
1 tahun lalu

Kekuatan Militer Thailand Jauh di atas Kamboja, Apa yang Terjadi jika Konflik Panjang?

1 tahun lalu

Konflik Memanas, Thailand-Kamboja Saling Serang di Perbatasan 12 Orang Tewas

1 tahun lalu

Thailand Siap Berdamai dengan Kamboja, tapi...

1 tahun lalu

Thailand-Kamboja Memanas, Pemerintah RI Monitor WNI hingga Siapkan Mitigasi

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal