Koalisi Prabowo Sepakat Tak Libatkan Kepala Daerah dalam Timses

Koran SINDO
Okezone
Bayu Septianto
Mula Akmal
Sekretaris Jenderal Partai Amanat Nasional (PAN) Eddy Soeparno (kiri), Sekretaris Jenderal Partai Gerindra Ahmad Muzani (tengah), dan Sekretaris Jenderal Partai Keadilan Sejahtera (PKS) Mustafa Kamal. (Foto: ANTARA)

Menurut dia, sikap PAN yang demikian itu bertujuan untuk menghindari terbelahnya masyarakat di daerah karena berbeda dukungan politik antara Jokowi dan Prabowo. Tak hanya Kalimantan Timur, kepala daerah yang diusung PAN di Provinsi Riau dan Kota Bogor (Jawa Barat) juga menunjukkan fatsun politik yang sama.

“Misalkan di Riau itu kan yang menang kader PAN. Kami gak minta jadi tim sukses Prabowo. Atau Wali Kota Bogor Bima Arya, kami juga gak minta Bima masuk tim sukses. Kami suruh dia melayani masyarakat kota Bogor aja,” tutur Yandri.

Dia menjelaskan, PAN tidak ingin pejabat publik aktif terseret dalam kegiatan politik praktis. Sebab, hal semacam itu dapat memengaruhi kinerja mereka sebagai eksekutif menjadi tidak optimal. “Jadi kami mengedepankan bahwa mereka sekarang pejabat publik, jangan disempitkan mereka ditarik dalam poltik praktis.”

Editor : Ahmad Islamy Jamil
Artikel Terkait
7 hari lalu

Mendagri Tegaskan Integritas Kepala Daerah Kunci Wujudkan Tata Kelola Pemerintahan yang Bersih dan Akuntabel

8 hari lalu

Prabowo Prihatin Banyak Kepala Daerah Terjerat Korupsi, Soroti Pilkada Mahal

9 hari lalu

Menko Polkam: Kepala Daerah Dipilih untuk Mengabdi, Bukan Khianati Amanah Rakyat

12 hari lalu

Optimalkan Pelayanan Publik, Mendagri Tekankan Pentingnya Penguatan Kapasitas dan Dukungan terhadap Kepala Daerah

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal