Koalisi Sipil Bersatu Dukung Penahanan Febrie, Minta Kasus Diusut Tanpa Intervensi

Riyan Rizki Roshali
Mantan Jampidsus Kejagung Febrie Adriansyah. (Foto: Yudistiro Pranoto)

Selain mendesak pengusutan hingga tuntas, Koalisi Sipil Bersatu juga berunjuk rasa saat Febrie dibawa ke Rumah Tahanan (Rutan) KPK pada Jumat (24/7/2026) malam. Dalam aksi tersebut, mereka menyalakan lilin sebagai simbol harapan agar proses hukum berjalan adil.

"Kami dengan menyampaikan tujuan yang penuh dengan harapan, dengan menyalakan lilin api cahaya keadilan sebagai simbol harapan, kebenaran, dan semangat moral untuk melawan kegelapan atau ketidakadilan," jelasnya.

Diketahui, Febrie ditahan selama 20 hari di Rutan KPK usai diperiksa di Kejagung pada Jumat malam. Saat keluar dari Gedung Kejagung, Febrie tidak mengenakan rompi tahanan dan kedua tangannya tak diborgol.

Jaksa Agung Muda Bidang Pengawasan (Jamwas) Kejagung, Rudi Margono mengungkapkan alasan Febrie tak mengenakan rompi tahanan karena proses penanganan dilakukan terburu-buru. Pihaknya pun meminta maaf atas hal itu.

"Kalau masalah rompi tadi mohon maaf karena buru-buru juga sudah malam," ujar Rudi dalam konferensi pers di Kantor Kejagung, Jumat malam.

Editor : Rizky Agustian
Artikel Terkait
15 hari lalu

Eks Penyidik KPK Puji Kejagung soal Penahanan Febrie: Kasus Ini Ditangani Serius

16 hari lalu

Febrie Tak Pakai Rompi Tahanan dan Tanpa Diborgol, DPR: Cederai Rasa Keadilan Masyarakat

16 hari lalu

Kejagung soal Febrie Ditahan di Rutan KPK: Untuk Perlindungan, Mungkin Lebih Nyaman

16 hari lalu

Kejagung Minta Maaf Eks Jampidsus Febrie Adriansyah Tak Pakai Rompi Tahanan

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal