Komnas HAM Sebut Tak Ada Indikasi Polisi Bunuh 6 Laskar FPI, Eks Pengacara: Suka-Suka Mereka

Riezky Maulana
Komisioner Komnas HAM Choirul Anam (Foto: Carlos)

JAKARTA, iNews.id- Komisi Nasional Hak Asasi Manusia (Komnas HAM) menyebut tidak ada indikasi polisi ingin menghilangkan nyawa enam Laskar Front Pembela Islam (FPI). Hal itu disimpulkan dari dari data dan bukti video yang diberikan oleh pihak PT Jasa Marga.

"Dari 130.000 rekaman video dari Jasa Marga tidak ada indikasi pihak kepolisian hendak untuk menghilangkan nyawa. Ini berbeda dengan semua kesaksian awal, tidak ada di videonya. Jadi kita tidak bisa mengikuti omongan orang," ujar Komisioner Pemantauan dan Penyelidikan Komnas HAM Choirul Anam usai konferensi pers di Kantor Komnas HAM, Rabu (10/3/2021).

Dia menjelaskan, dalam rekaman video tersebut ada kesempatan lascar FPI untuk menjauh dari kejaran polisi.

"Dari voice note ada masa jarak jauh (kesempatan untuk menjauh), teman-teman FPI tidak menggunakan kesempatan untuk menghindari kepolisian, malah menunggu. Sehingga terjadi peristiwa serempet menyerempet hingga KM 50,” kata Anam.

Mantan Kuasa Hukum Front Pembela Islam (FPI) Aziz Yanuar tidak ambil pusing dengan pernyataan tersebut dan menanggapinya dengan santai.

Editor : Kastolani Marzuki
Artikel Terkait
7 hari lalu

Komnas HAM Catat 59 Orang Tewas dalam Konflik Papua Januari-Juni 2026, Mayoritas Warga Sipil

17 hari lalu

Laporan Komnas HAM: Penuntasan 17 Kasus Pelanggaran HAM Berat Masa Lalu Masih Stagnan

28 hari lalu

Soroti Penyekapan Sadis di Bandung, Komnas HAM: Perempuan Masih Rentan Alami Kekerasan

1 bulan lalu

1.000-an Calon Dokter Tertahan Sertifikasi Profesi, Komnas HAM Turun Tangan

1 bulan lalu

Komnas HAM: Korban Penembakan di Kembru Papua Tengah Bertambah Jadi 12 Orang

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal