Komnas HAM Ungkap 7.628 Kasus Penipuan Daring, Anak Muda Jadi Sasaran TPPO

Yuwantoro Winduajie
Komnas HAM mengungkap praktik TPPO bermodus online scam yang menyasar anak muda terdidik Indonesia melalui tawaran pekerjaan bergaji tinggi. (Foto: ist)

JAKARTA, iNews.id - Komisi Nasional Hak Asasi Manusia (Komnas HAM) mengungkap maraknya tindak pidana perdagangan orang (TPPO) bermodus penipuan daring atau online scam yang menyasar anak muda Indonesia. Para korban, mulai dari lulusan SMA hingga sarjana, dijebak tawaran pekerjaan fiktif dengan iming-iming gaji tinggi.

Berdasarkan kajian terbaru Komnas HAM, kasus online scam secara global melonjak hingga 7.628 kasus pada 2025. Korban didominasi laki-laki dari kalangan generasi Z dan milenial yang memiliki kemampuan serta literasi digital.

Komisioner Pengkajian dan Penelitian Komnas HAM, Uli Parulian Sihombing mengatakan, praktik TPPO kini berkembang menjadi bentuk perbudakan siber lintas negara atau cyber slavery.

"Praktik TPPO telah bermutasi menjadi perbudakan siber (cyber slavery) lintas negara yang kini secara spesifik menyasar kemampuan kognitif dan literasi digital generasi muda terdidik Indonesia," kata Uli dalam keterangannya dikutip, Senin (2/11/2026).

Komnas HAM mencatat Kamboja menjadi negara dengan jumlah kasus tertinggi, yakni lebih dari 4.300 kasus. Selain Kamboja, Filipina, Laos, dan Myanmar juga menjadi negara yang digunakan sebagai pusat operasi sindikat kejahatan tersebut.

Editor : Donald Karouw
Artikel Terkait
6 hari lalu

OJK Blokir 702.833 Rekening terkait Scam, Amankan Dana Korban Rp825 Miliar

6 hari lalu

Kapolri Jenderal Suyudi Bertemu Menkomdigi, bakal Tindak Tegas Judol hingga Love Scam

3 bulan lalu

Prabowo Puji Thailand Bantu Pulangkan Hampir 1.000 WNI Korban Online Scam

3 bulan lalu

Gibran Bertemu Deputi PM Kamboja, Bahas Reformasi Birokrasi hingga Penanganan Online Scam

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal