KPK: Ada Dugaan Pemberian Tas Mewah untuk Dirjen Pas Kemenkumham

Ilma De Sabrini
Juru Bicara KPK Febri Diansyah. (Foto: iNews.id/Richard Andika Sasamu)

JAKARTA, iNews.id – Salah satu barang bukti yang didapat Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) dalam proses penyidikan kasus dugaan suap terhadap mantan Kepala Lapas Klas 1 Sukamiskin Bandung, Wahid Husen, berupa tas mewah jenis clutch bag merek Louis Vuitton. Tas itu diduga diperoleh Wahid dari narapidana di lapas setempat yakni Fahmi Darmawansyah.

KPK mengungkapkan, ada dugaan tas mewah yang diterima Wahid itu ditujukan untuk Direktur Jenderal Pemasyarakatan Kementerian Hukum dan HAM (Dirjen PasKemenkumham), Sri Puguh Budi Utami. “Dirjen Pas (Sri Puguh Budi Utami) salah satu saksi yang pernah kami panggil di penyidikan dua kali. Kami mengonfirmasi adanya awal dugaan pemberian tas yang ditujukan pada dirjen pada saat itu,” kata Juru Bicara KPK, Febri Diansyah, di Jakarta, Jumat (7/12/2018).

Dia menuturkan, tas mewah tersebut telah dikembalikan ke KPK. Nantinya, tas itu akan dijadikan sebagai barang bukti dalam persidangan.

“Informasi dari JPU (jaksa penuntut umum) tas tersebut sudah dikembalikan ke KPK. Selama proses penangan perkara, tentu menajdi barang bukti dan nanti akan dipelajari lebih lanjut di fakta persidangan,” ujarnya.


Saat ditanya wartawan siapa yang mengembalikan tas mewah itu ke KPK, Febri enggan mengungkapkannya. Dia menyampaikan, orang yang mengembalikan tas itu akan diungkapkan dalam fakta persidangan Wahid Husen di Pengadilan Tindak Pidana Korupsi (Tipikor) Bandung, Jawa Barat.

Editor : Ahmad Islamy Jamil
Artikel Terkait
57 tahun lalu

KPK Limpahkan Berkas Perkara Tersangka Terakhir Kasus Bea Cukai ke JPU

57 tahun lalu

KPK Geledah Kantor BPK Sumsel, Sita Dokumen Perubahan Opini WTP Muara Enim

57 tahun lalu

Eks Sekjen MPR Ma'ruf Cahyono Tidak Ditahan usai Diperiksa 10 Jam, Ini Penjelasan KPK

57 tahun lalu

KPK Temukan Dugaan Pengaturan Audit di Muara Enim, Ada Campur Tangan BPK Pusat?

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal