KPK Eksekusi Putusan Etik, 2 Bos Pungli Rutan Minta Maaf

Nur Khabibi
KPK mengeksekusi putusan etik dua bos pungli rutan meminta maaf secara terbuka. (Foto: KPK)

JAKARTA, iNews.id - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) mengeksekusi putusan etik Dewan Pengawas (Dewas) terhadap dua bos pungutan liar (pungli) di rumah tahanan (rutan) KPK, Selasa (16/4/2024). Keduanya disanksi meminta maaf secara terbuka.

Dua bos itu yakni Plt Karutan KPK Ristanta dan Koordinator Kamtib Rutan KPK Sopian Hadi yang telah divonis Dewas melanggar etik berat. Permintaan maaf dilakukan di hadapan Sekretaris Jenderal (Sekjen) KPK Cahya Harefa selaku Pejabat Pembina Kepegawaian (PPK), anggota Dewas serta Pejabat Struktural KPK.

Dalam pernyataanya, Ristanta dan Sopian Hadi mengakui telah melakukan pelanggaran etik berupa penyalahgunaan jabatan dan atau wewenang untuk kepentingan pribadi dan atau golongan.

"Saya berjanji tidak akan mengulangi lagi perbuatan tersebut dan sebagai Insan KPK akan senantiasa bersikap, bertindak, dan atau berbuat sesuai dengan Kode Etik dan Kode Perilaku. Dengan ini saya memberikan kuasa kepada Sekretaris Jenderal sebagai Pejabat Pembina Kepegawaian untuk mengunggah rekaman permintaan maaf ini pada media komunikasi internal KPK," kata keduanya. 

Penjatuhan hukuman etik ini sebagai bentuk tindak lanjut KPK mengeksekusi pelanggaran para pegawai sesuai Pasal 4 ayat 2 huruf b perihal Peraturan Dewan Pengawas Nomor 03 Tahun 2021 tentang Penegakan Kode Etik dan Kode Perilaku KPK oleh Dewas. 

Editor : Rizky Agustian
Artikel Terkait
Nasional
3 jam lalu

KPK Cecar terkait Peran Eks Menag Yaqut dengan Gus Alex di Kasus Korupsi Kuota Haji

Nasional
15 jam lalu

Eks Menag Yaqut Irit Bicara usai 3 Jam Diperiksa KPK: Saya Capek, Harus Istirahat

Nasional
17 jam lalu

Buntut Yaqut Sempat Jadi Tahanan Rumah, MAKI Laporkan Pimpinan KPK ke Dewas

Nasional
19 jam lalu

Kata Yaqut jelang Diperiksa KPK terkait Korupsi Kuota Haji: Mohon Maaf Lahir Batin

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal