KPK Minta Pengusutan Dugaan Korupsi di Kemnaker Tak Dikaitkan ke Politik

Arie Dwi Satrio
Kabag Pemberitaan KPK, Ali Fikri. (Foto: Arie Dwi Satrio)

JAKARTA, iNews.id - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) meminta penyidikan kasus dugaan korupsi terkait pengadaan sistem proteksi Tenaga Kerja Indonesia (TKI) di Kementerian Tenaga Kerja (Kemnaker) tidak dikaitkan dengan politik. KPK mengklaim penyidikan kasus tersebut murni penegakan hukum.

"Kami berharap semua pihak untuk menahan diri, jangan sampai kemudian membangun opini dan narasi seolah-olah kemudian kerja-kerja KPK disangkutpautkan dengan proses politik yang sedang berlangsung," kata Kabag Pemberitaan KPK, Ali Fikri, saat dikonfirmasi, Selasa (5/9/2023).

Ali menyatakan, proses penyidikan kasus dugaan korupsi terkait pengadaan sistem proteksi TKI di Kemnaker sudah dimulai sejak Agustus 2023. Dia memastikan tidak ada unsur politis dalam penegakan hukum perkara tersebut.

"Perkara yang sedang kami lakukan proses penyidikannya saat ini di Kementerian Tenaga Kerja, kami sudah sampaikan kegiatan dari proses penyidikan ini beberapa waktu yang lalu, Agustus, tim sudah melakukan proses penggeledahan, artinya sudah ada proses penyidikan," ujar Ali.

"Jadi itu dilakukan jauh hari sebelum kemudian ada isu-isu yang berkembang saat ini terkait dengan proses politik. Sekali lagi kami tegaskan ini tidak ada kaitannya sama sekali dengan proses-proses politik dimaksud," katanya.

Ali menjelaskan KPK merupakan lembaga penegak hukum. Semua proses hukum yang dilakukan KPK, kata dia, dilakukan sesuai dengan aturan yang ada.

Editor : Rizky Agustian
Artikel Terkait
10 jam lalu

Kapan BSU Rp900.000 Dicairkan? Ini Informasi Terbaru dari Kemnaker

19 jam lalu

KPK Apresiasi Bobby Rasyidin Kooperatif, Pastikan Penyitaan Rp2 Miliar Tak Terkait KAI

21 jam lalu

MAKI Ungkap 2 Pegawai KPK Bocorkan Proses Kasus ATR/BPN ke Orang Kepercayaan Nusron

21 jam lalu

Kasus Digitalisasi SPBU 2018–2023, KPK Amankan Aliran Dana Rp2 Miliar dari Dirut KAI

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal