KSP Sebut Konflik Rusia dan Ukraina Berdampak Kenaikan Harga Pertanian dan Energi

Raka Dwi Novianto
Serangan militer Rusia ke Ukraina di Mariupol. (Foto Reuters).

Adapun dari sisi industri manufaktur, Rusia memasok 35% kebutuhan paladium, 10% platinum, 6% aluminium, 5% nikel dan biji baja 4%. 

“Kenaikan harga metal tersebut akan menyebabkan kenaikan biaya bahan baku terutama untuk industri manufaktur otomotif dan elektronik,” kata Panutan.

"Selain itu akan terjadi kenaikan harga emas disebabkan emas menjadi alat tukar paling aman selama terjadi perang dan merupakan medium penyimpanan aset konvensional," pungkasnya.

Editor : Faieq Hidayat
Artikel Terkait
Internasional
5 jam lalu

Kapal Pesiar Supermewah Milik Miliarder Rusia Lintasi Selat Hormuz Tanpa Gangguan, Meledek AS?

Nasional
1 hari lalu

Airlangga Sebut Risiko Resesi RI Lebih Rendah dari AS: di Bawah 5%

Nasional
1 hari lalu

Airlangga Buka Suara soal Risiko Resesi RI, Masih Aman?

Internasional
3 hari lalu

Para Ahli dari 5 Negara Kekuatan Nuklir Berkumpul di New York, Bahas Apa?

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal