Latar Belakang Perang Dingin hingga Dampaknya, Munculnya Blok Barat dan Timur

Inas Rifqia Lainufar
Latar belakang Perang Dingin (Foto: Difference Between)

Munculnya dunia unipolar 

Pembubaran Uni Soviet menjadikan AS sebagai satu-satunya negara adidaya sejati, yang membebaskan pemerintahnya dari hambatan yang disebabkan oleh adanya ancaman dari lawan yang kuat. Namun, hal ini mempunyai konsekuensi yang tidak diinginkan, di mana mereka memberikan kebebasan kepada pesaingnya, AS untuk mewujudkan impian jangka panjangnya dalam mewujudkan Pax Americana. 

Hal ini memungkinkan pemerintah AS untuk melakukan intervensi secara militer dan lainnya di negara-negara asing tanpa takut akan adanya pembalasan besar. Perang Teluk tidak akan pernah terjadi pada sistem bipolar sebelumnya karena Uni Soviet akan memblokirnya. 

Percepatan globalisasi 

Berakhirnya Perang Dingin menyebabkan interaksi yang lebih besar antara negara-negara dan masyarakat sehingga mempercepat proses globalisasi dan sepenuhnya mengubah cara negara-negara berkomunikasi, bernegosiasi, dan berinteraksi satu sama lain. Akibatnya, globalisasi meningkatkan dan memperluas perdagangan global, mendatangkan lebih banyak Investasi Asing Langsung (FDI) ke negara-negara berkembang, membangun infrastruktur, dan meningkatkan literasi, menginspirasi gerakan demokrasi melalui jaringan sosial, dan menciptakan munculnya kelas menengah di seluruh dunia. 

Penataan kembali geopolitik global 

Salah satu akibat yang tak terelakkan dari berakhirnya Perang Dingin adalah penataan kembali geopolitik negara-negara di seluruh dunia. Korban pertama adalah Gerakan Non-Blok (GNB) yang kehilangan relevansinya karena tidak ada lagi dua blok. Runtuhnya Uni Soviet juga mendorong Uni Eropa memperluas pengaruhnya ke wilayah-wilayah yang pernah dikuasai Moskow. 

Tiongkok menggantikan Uni Soviet menjadi negara adidaya besar di dunia yang menaruh perhatian besar pada politik global dan menciptakan lingkup pengaruhnya. Demikian pula, reunifikasi Jerman memperkuat posisinya di UE dan NATO.

Editor : Komaruddin Bagja
Artikel Terkait
13 jam lalu

Trump Klaim AL dan AU Iran Sudah Lenyap, Pabrik Senjata Hancur

8 jam lalu

Trump Ingin Hancurkan Iran, Menlu Araghchi: Bakal Gagal, AS Kalah!

14 jam lalu

Kecelakaan Horor, Pesawat Cessna Tabrak Helikopter Polisi di Udara

16 jam lalu

Trump Ancam Hukum Negara-negara yang Kerja Sama Ekonomi dengan Iran

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal