Mantan Kajari Buleleng Bali Jadi Tersangka Gratifikasi Rp24,5 Miliar Modus Penerbitan Buku Sekolah

Irfan Ma'ruf
Kejagung menetapkan mantan Kepala Kejaksaan Negeri (Kajari) Buleleng, Bali berinisial FR sebagai tersangka dugaan gratifikasi dengan total Rp24,5 miliar. (Foto: Ilustrasi/Ist)

JAKARTA, iNews.id -Kejaksaan Agung (Kejagung) menetapkan mantan Kepala Kejaksaan Negeri (Kajari) Buleleng, Bali berinisial FR sebagai tersangka dugaan gratifikasi dengan total Rp24,5 miliar. FR ditetapkan tersangka bersama satu orang pihak swasta berinisial S sebagai pemeberi gratifikasi. 

Penyidikan Jaksa Agung Muda Tindak Pidana Khusus (Jampidsus) menetapakan FR sebagai tersangka diduga menerima gratifikasi dari CV Aneka Ilmu sejak 2006 sampai 2019. Sementara tersangka S adalah direktur utama (dirut) CV Aneka Ilmu.

"Total penerimaan fee sejumlah Rp24,499 miliar," kata Kepala Pusat Penerangan dan Hukum (Kapuspenkum) Kejagung Ketut Sumedana, Selasa (1/8/2023). 

Ketut menerangkan modus korupsi yang dilakukan FR bersama S menjadikan seolah-olah adanya pemberian modal usaha dari FR kepada S pada 2006 sampai 2014 sebesar Rp13,47 miliar. Modal usaha tersebut digunakan oleh S bersama CV Aneka Ilmu untuk proyek pengadaan penerbitan buku-buku pelajaran sekolah.

Buku-buku yang diterbitkan tersebut menggunakan dana alokasi khusus (DAK) atau biaya operasional sekolah (BOS). Namun, terungkap FR atas perannya sebagai jaksa meneruskan pengerjaan itu dengan menawarkan ke pihak dinas pemerintahan daerah (pemda), paguyuban desa, dan pihak-pihak lainnya sebagai pembeli.

“Tersangka FR pada 2018 sebagai kepala Kejaksaan Negeri Bulelang juga mengarahkan agar desa-desa di Kabupaten Bulelang membeli buku-buku sekolah dari CV Aneka Ilmu dalam rangka pengadaan buku perpustakaan desa yang akhirnya CV Aneka Ilmu mendapatkan proyek pengadaan,” kata Ketut.

Editor : Rizal Bomantama
Artikel Terkait
10 jam lalu

Kortas Tipidkor Polri Usut Dugaan Korupsi Tanah Milik Kementerian ATR di Bali, 9 Saksi Diperiksa

23 jam lalu

Kortas Tipikor Polri Usut Kasus Lahan di Bali, Tanah Negara 23 Ha Dikuasai Swasta sejak 2014

2 hari lalu

Prabowo Singgung Kasus Dadan Hindayana: Saya yang Serahkan ke Kejaksaan

3 hari lalu

KPK Ungkap Modus Kasus Suap HGB yang Jerat Presdir Summarecon hingga Orang Kepercayaan Nusron

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal